Mbeling

Mbeling

Ilmu Othak Athik Mathuk

Sepanjang jalan kenangan, peribahasa “gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di ujung lautan tampak” berkonotasi negatif. Atau setidak-tidaknya peribahasa itu ditujukan untuk orang-orang yang selalu tak mampu melihat aibnya sendiri, tapi selalu bisa menyaksikan aib orang lain. Seandainya pencipta peribahasa yang sudah dihafal anak SD dan jutaan masyarakat itu masih hidup, saya benar-benar ingin bertanya apa […]

Read More

Mbeling

Bidadari-bidadari Nahdliyin yang Bikin Akang-akang Santri Kebelet Nikah

Bidadari Nahdliyin || Sebagai organisasi besar yang terdepan dalam menyebarkan ajaran Islam rahmatan lil alamin dan concern menyuarakan perdamaian, Nahdlatul Ulama ternyata memiliki kader-kader muda yang progresif militan dalam berkasih sayang terhadap sesama, tanpa memedulikan perbedaan, ras, suku, bahkan agama. Tengoklah muda mudia Anshor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU dan sederet organisasi kepemudaan milik NU, yang […]

Read More

Mbeling

Abuya Syaifullah dan Gus Para Pelacur

Namanya Sunarno. Seorang anak petani jagung di desa terpencil di lereng pegunungan Kendeng, Rembang. Memasuki usia remaja, Sunarno merantau ke Jakarta menjadi kuli bangunan dengan gaji harian kurang dari Rp.50 ribu. Di lingkungan kerjaannya, Sunarno bertemu satu rekan yang menarik perhatiannya. Rekannya itu, di setiap sela-sela istirahan ‘nguli’, selalu saja mengagungkan Habaib (jama’ Habib: keturunan Rasulullah), menceritakan sejarahnya, […]

Read More

Mbeling

Pasukan Allah yang Dijebak Gusti Allah

Allah Maha segalanya. Termasuk Maha Menjebak. Saya barangkali satu dari sekian juta umat manusia yang bodoh karena hidup -sedikit-banyak- mengikuti buah pikir Mbah Nun. Padahal Mbah Nun sendiri sudah ngewanti-wanti jangan pernah hidup menurut jare-jarene (kata), termasuk jarene Mbah Nun. Tapi kalau ditelaah lebih mendalam, siapapun tokoh yang saya atau Sampean tiru, bahkan menyitir kalimat-kalimat […]

Read More

Mbeling

Ngopi ala Tarekat Syekh Syadzili

Kopi menjadi komoditas yang paling merakyat dan selalu ada dimanapun tempatnya. Tak peduli peminumnya berasal dari mana, jabatannya apa, sampai jomblo atau tidaknya, kopi tetaplah kopi dengan rasa pahit yang senantiasa dirindukan. Membincang kopi memang tidak akan pernah ada habisnya. Ia ibarat telinga yang setia mendengarkan saat peminumnya dirundung duka. Ia ibarat selimut tebal yang […]

Read More

Mbeling

Ibadah Pangkal Pesta Seks di Surga

“Kelak di surga kita akan bebas menggelar pesta seks dengan para bidadari, mabuk-mabukan setiap hari dan melakukan apapun yang telah kita tahan di dunia ini. Hidup di dunia, kalau kata orang Jawa, mung mampir ngombe, artinya sangat sebentar. Maka, jangan sesekali berani melakukan segala hal yang dilarang oleh Pengeran. Apalagi melepaskan burung dalam sangkar sempakmu terbang mencari […]

Read More

Tak Pernah Murung, Selalu Beruntung