6 Wish List Santri yang Hanya Jadi ­Wacana

Share
  • 4
    Shares

6 Wish List Santri yang Hanya Jadi ­Wacana

Libur sekolah dan pondok sudah hampir berakhir. Saatnya berkemas dan kembali ke penjara suci. Padahal hati begitu berat meninggalkan rumah, gawai, dan kasur. Sama beratnya meninggalkan gebetan pas lagi sayang-sayangnya. Eww~
Aktivitas pondok pesantren yang bejibun, seabrek-abrek, akhirnya menjadikan momen liburan menjadi momen yang membahagiakan. Kegiatan yang dimulai dengan sholat jamaah, mengaji (meski terkantuk-kantuk. Ini sih Nyarungmin banget, hehe), mandi, sekolah, ngaji lagi, jamaah lagi hingga tidur kembali. Fase yang begitu rutin hingga santri merasa begitu bosan dan selalu menghitung kapan datangnya waktu libur. Padahal kalau sudah jadi alumni kangennya setengah mati. Oke Warga Nyarung, pasti beberapa dari kalian yang berstatus santri atau alumni pernah dong membuat semacam Wish List berupa kegiatan yang ingin dilakukan saat liburan. Eh alih-alih dilaksanakan malah hanya menjadi wacana. Hayo ngaku…. ngaku nggak? Ngaku aja siiih..
Berikut 6 Wish List yang biasanya Cuma jadi wacana:
1. Lalaran atau murojaah hapalan nadzom atau al Quran
Saat liburan berlangsung maka biasanya setoran hapalan pasti libur dong. Nah beberapa santri ada yang selalu punya rencana untuk menghulang-hulang hapalan saat liburan berlangsung, agar hapalan tak hilang seperti dia yang tiba-tiba menghilang saat aku sedikit lengah. Paansih. Namun, yah akhirnya malah hanya menjadi wacana belaka. Atau memang terlaksama tapi hanya bertahan saat minggu pertama. Minggu berikutnya malah lebih sibuk bermain gawai, buka fesbuk dan sebagainya buat stalking mantan. Wkwkwk.
2.Menambah Hapalan untuk Persaiapan Setoran Berikutnya
Tipe santri yang satu ini biasanya memang rajin setoran. Tidak pernah telat karena selalu ingin pulang lebih cepat. Setoran kelar pusing jadi bubar, hehe. Saat liburan pun ia tak ingin menyayangkan waktunya untuk hal-hal yang tak berfaedah. Dimasukkannyalah Menambah Hapalan dalam kategori Wishlist untuk mengisi liburan. Eh lah kok sama saja hanya menjadi wacana karena setiap pagi membantu Ibu memasak. Itu mending, daripada yang habis shubuh tidur lagi. Kamu begitu, kan? Hmmm.
3.Mutholaah Kitab Ngaji Ramadan
Mutholaah atau mempelajari kembali kitab yang telah dipelajari adalah kegiatan yang sudah lekat dengan santri. Biasanya mutholaah menjadi agenda wajib di pesantren atau memang tidak diwajibkan dan dikembalikan pada santrinya masing-masing alias yo arep mutholaah atau ora ya ora popo. Pasca ngaji Ramadan rasanya ingin kembali membuka kitab yang telah dipelajari. Kitab sudah dikemas dan dibawa pulang. Baru membuka halaman pertama tiba-tiba terganggu dengan pesan Whatsapp yang masuk, “Dek, kau sudah libur ya?”. Hati pun ambyar~
4.Membaca Kitab yang Akan Dipelajari Semester Berikutnya
Model santri yang seperti ini biasanya rajin menanyakan kepada santri senior tentang kitab apa saja yang akan dipelajari pada tingkatan berikutnya. Setelah tau ia akan membeli beberapa kitab yang kelihatannya akan begitu sulit dipelajari jika tidak mempelajarinya sendiri terlebih dahulu. Nah, yah namanya hanya jadi wacana. Sudah dibeli akhirnya diabaikan dan hanya diletakkan di meja belajar. Kan sakit. Hiks.
5. Menghatamkan Beberapa Buku Bacaan
Santri yang kutu buku dan rajin ke perpustakaan biasanya akan membawa beberapa buku atau kitab dari perpustakaan pondok ke rumah. Yah, alih-alih dibaca dia malah cuma diliatin dan terabaikan sama tidur-main gawai-mandi-nonton tivi. Puas-puasin diri dengan bermalas-malasan sebelum liburan berakhir.
6.Menjadi Imam Sholat di Mushola Dekat Rumah
Santri yang satu ini biasanya sudah melakukan simulasi menjadi imam sholat di rumah dengan bermakmum adik atau ibunya. Dia akan menyiapkan mental sekuat mungkin untuk bisa mengimami sholat di mushola dekat rumah. Saat telah berada di mushola dan iqomah dikumandangkan eh ndadak batal wudhune. Hizzz.

Tapi Nyarungmin yakin kok kalau Warga Nyarung adalah santri yang rajin dan patuh pada kyai serta tidak menyia-nyiakan waktu berlibur, heheh. Bagaimana liburan yang hampir berakhir? Sudah siap kembali ke pondok masing-masing. Ingat pesan Kyai, “toto niatmu, Le.”

Oh ya, boleh kok nambah apa aja sih Wish List kegiatanmu saat liburan di kolom komentar, ya.

Komentar yang bijak ya, Lur

Share
  • 4
    Shares

Leave a Reply