Masyarakat Cinta Damai Kutuk Aksi Teror di Jawa Timur

Masyarakat Cinta Damai Kutuk Aksi Teror di Jawa Timur

Share
  • 13
    Shares

Masyarakat Cinta Damai yang terdiri dari berbagai elemen organisasi kepemudaan, mulai dari santri hingga mahasiswa, Senin petang  (14/04) menggelar aksi solidaritas dan doa untuk para korban aksi teror di Jawa Timur dan Mako BRIMOB. Selain itu, aksi di depan Halte UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut adalah bentuk perlawanan terhadap segala bentuk teror.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Aksi,  Rausyan Fikri Muhammad ketika ditemui pewarta Nyarung.com di tengah-tengah aksi berlangsung. “Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap para korban yang gugur akibat aksi teror yang terjadi di 5 titik dalam kurun waktu 24 jam dan juga aparat kepolisian yang terbunuh di Mako Brimob beberapa hari yang lalu”.

Para peserta aksi menyalakan lilin dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan tanda duka untuk para korban. Selain itu, beberapa orang perwakilan dari organisasi dan komunitas yang hadir turut membacakan beberapa puisi yang ditujukan untuk menggelorakan semangat persatuan bersama dalam melawan terorisme.

Sementara itu, M. Siswanto, anggota Gusdurian Ciputat menyerukan kepada masyakarat luas untuk turut ikut bahu-membahu dalam melawan terorisme dan menguatkan kembali tali persaudaraan dalam wadah persatuan Bhineka Tunggal Ika.

“Aksi solidaritas dan doa ini sebagai bentuk perlawanan terhadap terorisme, bahwa segala bentuk teror tidak dibenarkan oleh agama manapun. Dan kita juga turut berduka sedalam-dalamnya atas insiden tersebut. Mari kita saling bahu-membahu untuk menguatkan kebhinekaan,” ungkapnya pada suasana khidmat aksi.

Peserta aksi dan doa bersama  mengecam aksi teror tersebut dan mendorong semua komponen masyarakat, khusunya aparat dan pemerintah untuk melakukan tindakan deradikalisasi dan mencegah berkembangnya paham radikalisme, serta segera mengesahkan UU Tentang terorisme.

Selain itu, mereka juga berharap kepada pemerintah untuk mengembangkan suatu sistem dalam pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan komitmen ke-Indonesia-an.

Komentar yang bijak ya, Lur

Share
  • 13
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.