Apa Merek Sarung Kesayangan Pak Jokowi?

mmby:

Menyarung

Share
  • 9
    Shares

Budaya memakai sarung di kalangan santri itu sudah biasa. Selain merupakan pakaian yang pas dan sopan untuk dipakai saat mengaji, sarung juga merupakan pakaian khas santri pondok pesantren. Memang pada awalnya sarung dipakai oleh para kiai dan santri sebagai tanda perlawanan menolak penjajahan dan budaya Barat yang ditularkan oleh para penjajah. Namun seiring waktu, sarung menjadi pakaian wajib khas para kiai dan santri sampai sekarang.

Lantas bagaimana jikalau yang memakai sarung itu seorang pemimpin negeri ini dan Ia bukanlah seorang dari kalangan santri ?

Presiden kita, Pak Jokowi memang sosok yang  fashionable dan selalu membuat rakyat terheran-heran dengan cara berpakaian belio. Masih ingat kan bagaimana beberapa waktu lalau jaket bomber yang dikenakan Pak Jokowi menjadi viral ?

Setelah jaket bomber, nampaknya Pak Jokowi mulai tertarik mengenakan sarung. Dalam beberapa momen, Pak Jokowi terciduk oleh kamera sedang memakai sarung. Salah satunya ketika ia sedang bersantai menikmati malam pergantian tahun kemarin. Ia sedang duduk-duduk santai di halaman Istana Negara dengan mengenakan sarung sambil menikmati bumbungan letupan kembang api di langit kota Bogor. Sarung yang dikenakannya waktu itu bermotif kotak-kotak hitam putih. Jama’ah Nyarung pasti penasarankan dengan merk sarung Pak Jokowi ?

Jama’ah nyarung  pasti ingat ketika masih di pondok dulu, sering membandingkan tingkatan ekonomi  seorang santri dilihat dari merek sarungnya. Jika seorang santri mengenakan sarung Samarinda, maka bisa dipastikan tingkat ekonomi santri tersebut biasa-biasa saja. Begitupun sebaliknya, jika seorang santri mengenakan sarung BHS, maka bisa dipastikan pula santri tersebut mempunnyai tingkatan ekonomi yang berkecukupan. Padahal tidak demikian, jama’ah nyarung rahimakumullah.

Merek sarung apapun menurut santri itu tetap sama, mahal ataupun tidaknya tidak terlalu berpengaruh dengan ekonomi santri. Kebanyakan santri membeli sarung ketika ada momen-momen bazar pakaian murah. Jadi brand terkenal pun bisa saja santri dapatkan dengan harga murah. Lantas, bagaimana dengan sarung Pak Jokowi?

Ketika Pak Jokowi mengunjungi kota Pekalongan pertengahan tahun kemarin, Ia menyempatkan berkunjung  ke pusat perbelanjaan kota Pekalongan, Plaza Pekalongan, untuk membeli souvenir khas Kota Batik tersebut. Salah satu yang dibeli oleh pak Presiden kita ini adalah sarung. Ia sempat mengabadikan momen tersebut dalam cuitan twitter pribadinya.

“Tadi mampir ke Plaza Pekalongan. Lumayan, dapat sarung bagus, harganya Rp 60 ribu -Jkw,” ujar akun Twitter resmi Jokowi, @jokowi.

Ternyata sarung Pak Jokowi pun gak mahal-mahal amat kan. Justru harga sarung yang Ia beli itu sama saja dengan selera jama’ah nyarung. Ya, walaupun kita tidak tahu sarung apa saja yang Pak Jokowi punya, tapi setidaknya kita tahu kalau Pak jokowi tidak terlalu memikirkan brand dan harga  sarung yang ia akan beli.

Tren Pak Jokowi memakai sarung ini pun mengalami nasib yang sama seperti jaket bomber yang ia pernah kenakan beberapa waktu lalu. Iya, menjadi tren baru kembali dan banyak diwartakan oleh banyak media nasional. Tampaknya Pak Jokowi ini sangat mencintai tradisi pakaian adat negeri kita sendiri ya gaes.

Bahkan seperti dilansir tribunnews.com, salah satu designer fashion dunia, Thom Browne mengeluarkan koleksi terbarunya  yang mirip dengan sejenis kain sarung milik Pak Jokowi.

Andaikan para jama’ah nyarung yang disorot dan diberitakan banyak media sedang mengenakan sarung, bisa jadi yang terkenal itu para santri jama’ah nyarung semua. Heuheu tapi itu hanya andai-andai yang sedikit kemungkinan terjadi ya gaes. Jadi, kita sudah seharusnya mengucapkan terima kasih kepada pak Jokowi karena telah membuat sarungan menjadi tren fashion terkini, dan tradisi memakai sarung di kalangan santri pun bukanlah hal yang usang dan ketinggalan zaman.

Tapi kira-kira apa ya merek sarung kesukaan Pak Jokowi? Kemarin saya WA belio, tapi ga dibales-bales.

Komentar yang bijak ya, Lur

Share
  • 9
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *