Tujuh Pesantren Terbaik Versi Nyarung

Share
  • 14
    Shares

Semakin bertambahnya umur bumi, generasi negeri ini semakin memrihatinkan, terutama para remaja. Banyak remaja sekarang yang lebih doyan tawuran daripada baca diperpustakaan, doyan pacaran daripada mengerjakan tugas sekolahan, dan doyan balapan daripada berusaha menjadi pribadi yang membanggakan.

Maka tak heran, banyak orang tua yang tidak mau mengambil risiko terhadap anak-anaknya. Lulus sekolah dasar, atau kalau perlu baru mau sekolah, harus segera diungsikan ke pesantren. Karena, hanya pesantrenlah yang masih memegang teguh tradisi keilmuan maupun penempaan moral.

Tak jarang pula, orang tua sering kebingungan untuk memilih pesantren yang baik bagi anak-anaknya. Orang tua sering bertanya ke mana-mana dan berselancar di dunia maya untuk mendapat informasi mengenai  pesantren yang kiranya tepat untuk tempat membentuk pribadi anaknya.

Demi membantu para orang tua yang kebingungan tersebut, penulis riset selama 3 x 24 jam untuk menyimpulkan 7 pesantren terbaik di Indonesia. Meski masing-masing pesantren di seluruh Indonesia memiliki kekurangan maupun kelebihan, inilah 7 pesantren yang mampu mencetak santri yang cerdas dan nasionalis:

  1. Pondok Pesantren Tebu Ireng

Pondok Pesantren Tebuireng adalah salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pesantren ini didirikan oleh KH. Hasyim Asy’arie pada tahun 1899. Selain materi pelajaran mengenai pengetahuan agama Islam, ilmu syari’at, dan bahasa Arab, pelajaran umum juga dimasukkan ke dalam struktur kurikulum pengajarannya. Pesantren Tebuireng telah banyak memberikan konstribusi dan sumbangan kepada masyarakat luas baik, terutama dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia.

http://www.tebuireng.net/

 

  1. Pondok Pesantren Gontor

Pondok Gontor didirikan pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur oleh tiga bersaudara putra Kiai Santoso Anom Besari. Tiga bersaudara ini adalah KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fananie, dan KH Imam Imam Zarkasy dan yang kemudian dikenal dengan istilah Trimurti.

Pada awalnya Pondok Gontor hanya memiliki Tarbiyatul Atfhfal (setingkat taman kanak-kanak) lalu meningkat dengan didirikannya Kulliyatul Mu’alimin Al-Islamiah (KMI) yang setara dengan lulusan sekolah menengah. Pada tahun 1963 Pondok Gontor mendirikan Institut Studi Islam Darussalam (ISID).

 

 http://gontor.ac.id/

 

  1. Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati

Pesantren Raudlatul Ulum yang berlokasi di desa Guyangan Kec. Trangkil Kab. Pati Jawa Tengah didirikan oleh Al Maghfurulah KH. Suyuthi Abdul Qodir pada awal tahun 1950. Sejak awal berdirinya, Pesantren ini terus menerus mengalami dinamika perkembangan dari hanya memiliki belasan santri hingga memiliki + 3.400 santri pada tahun dirosah 2009 / 2010.

Dari hanya memiliki sarana prasarana pendidikan yang amat sederhana hingga prasarana yang cukup representatif. Pesantren Raudlatul Ulum setelah ditinggalkan oleh pendirinya, diteruskan oleh putra-putranya. Diantara mereka adalah Drs. KH. M. Humam Suyuthi MHI, Drs. KH. M. Najib Suyuthi, M.Ag. dan KH. Faruq Suyuthi dengan dibantu para Mutakharijin dan Mutakharrijat Al Maghfurulah KH. Suyuthi Abdul Qodir.

 

http://ypruguyangan.com/

 

  1. Pondok Pesantren Lirboyo

Lirboyo, adalah nama sebuah desa yang digunakan oleh KH Abdul Karim menjadi nama Pondok Pesantren. Terletak di barat Sungai Brantas, di lembah gunung Willis, Kota Kediri. Awal mula berdiri Pondok Pesantren Lirboyo berkaitan erat dengan kepindahan dan menetapnya KH Abdul Karim ke desa Lirboyo tahun 1910 M.

Pondok Pesantren Lirboyo berkembang menjadi pusat studi Islam sejak puluhan tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan dalam peristiwa-peristiwa kemerdekaan, Pondok Pesantren Lirboyo ikut berperan dalam pergerakan perjuangan dengan mengirimkan santri-santrinya ke medan perang seperti peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.

Sebagai Pusat pendidikan Islam, Pondok Pesantren Lirboyo mencetak generasi bangsa yang cerdas ruhaniyah, juga smart-intelektual, mumpuni dalam keberagaman bidang, juga keberagamaan Islam yang otentik. Pondok Pesantren Lirboyo memadukan antara tradisi yang mampu mengisi kemodernitasan dan terbukti telah melahirkan banyak tokoh-tokoh yang saleh keagamaan, sekaligus saleh sosial.

 

http://www.lirboyo.net/

 

  1. Pondok Pesantren Al-Hikmah Blora

Pondok Pesantren Al-Hikmah Ngadipurwo Blora berdiri pada tahun 1988 oleh KH. Moch. Najib Suyuthi. Pesantren yang semula hanya musholla 3 kamar dengan nama Al-Hikmah. Terletak di desa Ngadipurwo Blora Jawa Tengah. Kemudian tahun 1990 resmi menjadi Lembaga Pendidikan Islam Pondok Pesantren Al-Hikmah Ngadipurwo, Blora, Jawa Tengah.  Dan pada tanggal 11 Mei 2005 baru mendapatkan Piagam Pendirian Pondok Pesantren dari Departemen Agama Republik Indonesia Kd. 11.16 / 5 / PP.00 / 587 / 2005 dengan Nomor statistik 512331609016.

Pesantren Al-Hikmah terus mengembangkan dalam perubahan sistem pendidikan pesantren, pesantren bukanlah institusi yang hanya bernuansa salafi tetapi pesantren merupakan institusi potensial, oleh karena itu Pondok Pesantren Al-Hikmah integrated antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Maka pada tahun 2005 mngajukan  Proses badan hukum dengan Akta Notaris Elisabeth Esti ningsih, S.H Nomor 63 tanggal 21 September 2005 dengan nama Yayasan Salafiyah Khalafiyah Al-Hikmah.

 

  1. Pondok Pesantren Langitan

Pondok Pesantren Langitan adalah salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Berdirinya lembaga ini jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu tepatnya pada tahun 1852, di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur. Komplek Pondok Pesantren Langitan terletak di samping bengawan Solo dan berada di atas areal tanah seluas kurang lebih 7 hektar.

http://langitan.net/

 

  1. Pesantren Buntet Cirebon

Pesantren ini menjadi salah satu berdiri pesantren tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1785. Selain itu pesantren ini sangat terkenal di Jawa Barat dan menjadi pelopor pesantren lain di provinsi Jawa barat, DKI Jakarta dan Banten. Tidak sedikit dari pengasuh pesantren di ketiga provinsi tersebut yang merupakan alumni dari Pesantren Butet. Oleh sebab itu, pesantren ini bisa jugadi sebut sebagai salah satu pesantren terbaik dan paling berpengaruh di Indonesia.

Nah, karena penulis risetnya kurang panjang, monggo tambahkan pondok keren lainnya di laman komentar ya, Lur……

 

Komentar yang bijak ya, Lur

Share
  • 14
    Shares

1 Comment

Leave a Reply