Menyarung

Takjil dan Berbagai Khazanah Islam di Nusantara Saat Ramadan

Sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar, Indonesia memiliki khazanah beragama yang nampaknya tidak dimiliki oleh negara-negara lain di dunia. Khazanah keberagamaan yang beragam tersebut merupakan hasil dari proses Islamisasi di Nusantara, khususnya di Indonesia. Proses Islamisasi yang sangat panjang tersebut berhasil melebur dan bersentuhan langsung dengan nilai-nilai arif yang telah ada di masyarakat, berhasil berakulturasi […]

Read More

Menyarung

Lawan Terorisme: dari Kuasai Masjid hingga NU Harus Kembali Peduli Kampung

Hampir seminggu, dimulai dari peristiwa penyanderaan di Mako Brimob Kelapa Dua oleh napi teroris yang kelaparan,  pengeboman 3 gereja di Surabaya, di Rusunawa Sidoarjo, sweeping polisi terhadap terduga teroris di jalanan, tembak-tembakan, hingga penyerangan di Mapolda Riau membuat Indonesia agak mencekam. Teror bersifat merusak, membuat takut, membingungkan dan berujung membawa masyarakat pada perselisihan pendapat, dan […]

Read More

Mbeling

Ilmu Othak Athik Mathuk

Sepanjang jalan kenangan, peribahasa “gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di ujung lautan tampak” berkonotasi negatif. Atau setidak-tidaknya peribahasa itu ditujukan untuk orang-orang yang selalu tak mampu melihat aibnya sendiri, tapi selalu bisa menyaksikan aib orang lain. Seandainya pencipta peribahasa yang sudah dihafal anak SD dan jutaan masyarakat itu masih hidup, saya benar-benar ingin bertanya apa […]

Read More

Kabar

Masyarakat Cinta Damai Kutuk Aksi Teror di Jawa Timur

Masyarakat Cinta Damai yang terdiri dari berbagai elemen organisasi kepemudaan, mulai dari santri hingga mahasiswa, Senin petang  (14/04) menggelar aksi solidaritas dan doa untuk para korban aksi teror di Jawa Timur dan Mako BRIMOB. Selain itu, aksi di depan Halte UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut adalah bentuk perlawanan terhadap segala bentuk teror. Hal tersebut diungkapkan […]

Read More

Pondok

Mahfud MD, Santri Gus Dur yang Ngeyelan tapi Ta’dzim

Sebagai Guru Bangsa, KH. Abdurrahman Wahid, atau yang lebih familiar dipanggil Gus Dur, tentu memiliki banyak pengikut, atau beberapa orang yang “ikut-ikutan” dengan gaya nyentrik, cara pandang serta dandanan beliau. Tidak jadi masalah, toh apa yang dicontohkan Gus Dur adalah sebuah kebaikan. Tapi apakah pernah terpikirkan, di antara banyaknya santri atau mereka yang “mengaku” sebagai […]

Read More

Kabar

Tradisi Menyambut Bulan Puasa Masyarakat Indonesia yang Syahdu

اللهمّ بارك لتا في رجب و شعبان و بلّغنا رمضان و اغفر لنا ذنوبنا “ya Allah berikanlahl kami keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan Ramadhan serta ampunilah dosa-dosa kami” Doa tersebut biasanya dilantunkan di mushola atau surau saat hari pertama memasuki Rajab. Tidak terasa ternyata  bulan Sya’ban akan berakhir kemudian datanglah […]

Read More

opini

Deen Assalam, Sebuah Ekspresi Rindu Sekaligus Kekhawatiran

Deen Assalam || Lagu berbahasa Arab nampaknya mulai digandrungi banyak orang di negeri ini. Tercatat dalam ingatan penulis ada beberapa lagu berbahasa Arab yang sempat viral di medsos. Mulai dari “Kun Anta”, “Lau Kaana Bainana Al Habib”, sampai lagu yang beberapa hari ini sedang hangat dan viral di medsos, yaitu lagu yang berjudul Deen Assalaam. […]

Read More

Pondok

Dakwah Selo dan Kekinian Ala Gus Nadirsyah Hosen

Gus Nadir, begitulah ia sering disapa. Pemilik nama lengkap Nadirsyah Hosen ini merupakan Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa NU di Australia dan New Zealand. Kiai muda yang satu ini begitu aktif dan berperan besar dalam dunia akademik. Beliau juga merupakan dosen tetap di Monash University, Australia. Meraih dua gelar sekaligus pada waktu yang bersamaan merupakan […]

Read More

Pondok

Ini Kriteria Pendamping Idaman Gus Azmi

Gus Azmi || Ada berita terbaru tentang Gus yang satu ini. Beberapa hari lalu, tepatnya 23 April 2018 adalah hari ulang tahun beliau. Beliau kelahiran 2004, berarti tahun ini beliau memasuki usia yang ke-14. Seperti yang kita ketahui, bahwa panggilan Gus adalah julukan yang disematkan oleh masyarakat kepada seorang lelaki yang masih berusia muda yang […]

Read More

Pondok

Sarung, Simbol Kesantrian sampai Alat Bunuh Diri

Pada zaman penjajahan Belanda, memakai sarung merupakan suatu simbol perlawanan terhadap kebudayaan Barat yang dibawa oleh para penjajah. Pada masa itu, yang mengawali gerakan memakai sarung ini adalah kalangan pondok pesantren, dimulai oleh para kiyai yang kemudian diikuti oleh para santrinya. Seiring waktu, stabilitas keamanan negara semakin membaik, apalagi sesudah kemerdekaan. Pada akhirnya memakai sarung […]

Read More

Tak Pernah Murung, Selalu Beruntung